Gelang Kesehatan Bisa Sembuhkan Penyakit, Mitos atau Fakta? Simak Ini Dulu!

Gelang Kesehatan Bisa Sembuhkan Penyakit, Mitos atau Fakta? Simak Ini Dulu! – Sebuah akseseoris yang dikatakan mampu menyembuhkan penyakit memang sudah biasa anda dengar bukan? Misalnya gelang kesehatan, cincin kesehatan hingga kalung kesehatan. Secara umum, bahan untuk membuat gelang kesehatan atau kalung kesehatan ini terbuat dari bebatuan alami atau magnet. Terapi ini menggunakan magnet statis yang disisipkan ke berbagai bentuk medium. Lalu, apakah benar galang atau kalung kesehatan bisa mencegah berbagai penyakit atau menyembuhkan penyakit tertentu?

Terapi magnetik merupakan praktik medis alternatif yang menggunakan magnet statis (yaitu tidak bergerak) untuk mengurangi rasa sakit dan masalah kesehatan lainnya. Hanya saja dikemas/ dibentuk dalam perhiasan agar lebih mudah digunakan sekaligus dimanfaatkan sebagai unsur keindahan/ estetika. Berikut cara kerja Gelang Kesehatan yang dikatakan bisa sembuhkan penyakit.

Cara Kerja Gelang Kesehatan Dalam Hal Penyembuhan

Banyak perusahaan yang menjual magnet dengan mengklaim bahwa magnet kecil di dalam gelang atau perangkat lain membantu meningkatkan aliran darah ke area tubuh tempat perangkat tersebut dipakai. Aliran darah yang meningkat ini kemudian dikatakan membantu jaringan menyembuhkan lebih cepat.

Ide ini terdengar masuk akal karena darah mengandung zat besi, kemudian magnet menarik zat besi, besi dalam darah terikat pada hemoglobin dan tidak bersifat feromagnetik. Jika darah bersifat feromagnetik, tentu akan meledak ketika menjalani scan MRI, di mana magnet yang digunakan ribuan kali lebih kuat dari pada yang dimasukkan ke dalam gelang magnet dan sejenisnya, menurut Bruce Flamm, seorang profesor klinis kebidanan dan ginekologi di University of California, Irvine.

Sebab itulah, dengan menggunakan kalung atau gelang kesehatan yang berbahan magnetic ini tentunya akan mampu mempercepat proses penyembuhan dengan melancarkan aliran darah. Demikian tentang Gelang Kesehatan Bisa Sembuhkan Penyakit semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *